From “The Onliest and Deepest Secrets of the Medical Art.” By Hermann Boerhaave, one of the most influential clinicians and teachers of modern physiology. Modern physiology owes much to the work performed during the 18th century by the Dutch physician Hermann Boerhaave.
When he died in 1738, he left behind a sealed book with the title “The Onliest and Deepest Secrets of the Medical Art.” The book, still sealed, was auctioned for $20,000 in gold. When the new owner broke the seal, he found that 99 of the 100 pages were blank. Only the title page bore his handwritten note by the “author”: “Keep your head cool, your feet warm, and you’ll make the best doctor poor.”
——
Antara judul artilel ini, dan petikan cerita mengenai buku kesehatan yang diklaim termahal di dunia, apa hubungannya?
Well, jangan menganggap artikel ini terlalu serius, bisa kecewa nanti jadinya
… karena ini toh cuma utak-atiknya seorang penggemar vespa yang mencari pembenaran mengenai hobbynya.
Yang perlu diperhatikan adalah sebaris kalimat yang menjadi satu-satunya kalimat yang tertulis pada buku setebal 100 halaman itu, yaitu : Keep your head cool, your feet warm, and you’ll make the best doctor poor, yang terjemahan bebasnya adalah ‘Buat kepalamu tetap dingin, kakimu tetap hangat, dan kamu akan membuat dokter terbaik sekalipun (menjadi) miskin’. Hebat banget kan trik yang satu ini, kalau benar, dan ini dipraktekkan, maka tidak ada orang yang akan butuh dokter
.
Itulah yang terjadi jika seseorang mengendarai vespa, kepala akan tetap dingin (karena kena angin), dan kaki akan tetap hangat (karena terlindung tebeng vespa, dari angin). Iya kan …
Coba dari utak-atik kata yang lain deh, ‘cool‘ bisa juga berarti tenang. Nah naik vespa kan mesti tenang tuh, gak enjoy bawa vespa sambil grusa-grusu. Kalau mengenai feet yang warm, vespa juga jagonya. Jangankan yang warm, yang hot saja bisa, terutama kalau genjot starter kick-nya vespa agak bandel dan gak mau hidup-hidup tuh mesin, sama kalau harus nuntun si gendut yang semlohay itu di tengah perjalanan.
Nah gitu itu terjemahan bebas dari isi buku, yang diklaim termahal di dunia, dilihat dari sudut pandang seorang pengendara vespa. Pengendara jenis kendaraan lain, bolehlah punya pendapatnya sendiri… silakan… silakan…






